Tampilkan postingan dengan label Merlion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merlion. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Februari 2016

Merlion Park, Singapore




Sepertinya sudah wajib hukumnya kalau ke Singapore harus foto di area patung singa berbadan ikan. Area ini dinamai Merlion Park. Dan memang tempat ini tidak pernah sepi pengunjung. Mau foto aja mesti gantian dengan pengunjung yang lain.  



Ke tempat ini lebih pas naik MRT jalur kuning, dan turun di Esplanade, yang bersebelahan dengan mall Marina Square, setelah keluar mall, tinggal kita pilih, mau ambil jalur sisi kiri gedung "durian" alias Esplanade Theather atau sisi kanannya. Masing-masing punya spot-spot yang menarik.

penampakan Marina Square

Jika ambil sisi kiri gedung, sekeluar dari mall, sudah terlihat jelas bangunan Marina Bay Sands di depan dan terlihat juga Singapore Flyer. Berjalanlah ke arah MBS itu, ke arah kiri kita, menyeberang jalan di depan Marina Square, tetap ke arah kiri kita dan kita akan tiba di foodcourt Makan Sutra Gluttons Bay, setelah melewati jalur food court ini, sudah terlihat patung Merlion. Tinggal menyusuri Singapore river, sampailah kita di Merlion Park



Makansutra Gluttons Bay sekitar jam 4 sore





area ini selalu penuh pengunjung, ada turis, ada juga warga lokal yang sedang nyantai. Mau foto pun sepertinya susah cari spotnya.
Harus jeli melihat spot yang baru ditinggalkan, atau justru menunggu orang yang sedang foto. Begitu mereka selesai foto, segeralah kuasai spotnya. Hehe....










Foto-foto di area sini menyenangkan juga, dari semua sisi, bisa dapat view yang bagus Singapore river yang bersih. Jalur pedestrian di sisi jalan dengan bunga bougenville, atau gedung "durian" alias Esplanade Theater dan tentu saja ikon terbaru Singapura, yaitu MBS.

Sambil duduk-duduk cantik di tepi sungai, menikmati kopi atau hotdog dan cemilan-cemilan, pasti asik.




 Setelah berfoto ria di depan sang singa, berjalanlah ke arah belakang patung singa, terdapat warung-warung kecil di situ. 


 


Jika kita turun lewat tangga , di bawah jembatan jalan raya terdapat warung-warung juga dan toko souvenir. Di samping toko souvenir terdapat tangga naik yang akan membawa kita ke Asian Civilisations Museum.



  Jika dari Marina Square kita ambil sisi kanan Esplanade Theater, kita harus menyeberang jalan melalui under-pass, alias penyeberangan bawah tanah.
 
Marina Square sebelum menuju under pass


Penampakan Esplanade setelah underpass






Esplanade dari "pagar" bougenville alias Esplanade Bridge
 

 
Arah kembali ke Makansutra Foodcourt senja harinya

 
Makansutra Gluttons Bay pada malam hari

 


 Dari Merlion Park menuju Marina Bay Sands, kita bisa berjalan kaki dengan melewati The Float @Marina, kemudian Olympic Park dan Helix Bridge


 Asal kuat aja kakinya, beres...
Kalau stamina kurang bagus, ...hhhhmmm....











Senin, 28 Desember 2015

Gardens by the bay, Singapore


Puji Tuhan, saya diberi kesempatan bepergian ke Singapura pada masa-masa Natal, dimana umumnya tiket pesawat dan biaya penginapan diatas rata-rata harga normal.
Karena saya beli tiket dan pesan hotel sejak bulan September, harga-harga belum melonjak meskipun sudah diatas harga normal, ditambah lagi kurs Sin $ yang mencapai Rp. 10.000. Tiket pesawat saya dapat sekitar Rp. 1,5 juta return, dan hotel sekitar Rp. 1jutaan

Tujuan utama saya kali ini adalah Gardens By the Bay (saya singkat GBB). Terakhir kali saya ke Singapore, GBB sedang tahap pembangunan.


Untuk memasuki area GBB setelah turun MRT jalur kuning di stasiun Bayfront, ikuti petunjuk, jalan kaki melewati underground link.  Setelah keluar underground dan tiba di area depan GBB, saya putuskan untuk membeli tiket shuttle service seharga S$3/orang tanpa batasan, bisa berkali-kali naik. Kaki saya sudah tidak "mendukung" karena hari sebelumnya sudah terlalu lelah berjalan dan berdiri antri di Universal Studio.

Dengan mobil shuttle service, kita langsung diantar ke gedung konservatori. Saya sarankan, setelah beli tiket shuttle service, jangan langsung antri di haltenya. Tinggalkan area situ, berjalanlah ke seberang, menuju Dragonfly & Kingfisher Lake. Foto-foto sejenak, balik lagi ke halte. Saya tidak melakukan ini.... Akhirnya motretnya udah gelap, itupun dari ketinggian



Tiket masuk konservatori saya beli online di website www.gardensbythebay.com seharga S$28 per orang, sudah paket 2 konservatori. Kalau beli di tempat, tempat yang sama beli tiket shuttle sevice, bisa beli satuan.

Di dalam konservatori dingin sekali terutama di Cloud Forest, yang ada air terjun raksasa.  Saya kagum dengan cara mereka membuat site ini dan kreatifitasnya. Memang megah, namun menurut saya tempat ini hanya menjadi tempat untuk berfoto. Kecuali jika kita adalah peneliti atau pengamat  atau sekedar penyuka tanaman, akan sangat berbeda apa yang kita dapatkan dari mengunjungi tempat ini.


Air terjunnya menurut saya juga biasa saja, seolah pancuran air dari pipa dengan ketinggian 35 meter. Yiiaaa, namanya juga indoor waterfall..


Dan bagi warga Singapura, yang hobi jalan kaki, GBB merupakan tempat yang baik untuk olah raga, entah jalan kaki atau jogging di luar konservatori. Jalan kaki di dalam Cloud Forest lumayan bikin pegel. Meskipun tidak berkeringat, jalurnya sangat panjang.














Di Flowers Dome, lebih menarik (baca : lebih bagus buat foto) karena banyak bunga bermekaran. Aneka rupa, aneka warna. Cantik sekali. Penataan bunga disesuaikan dengan perayaan keagamaan atau budaya.












Hanya di konservatori Cloud Forest dan Flower Dome saja yang harus bayar. Sedangkan taman di luar, di sekitarnya, gratis, yang terdiri dari : Bay East Garden, SuperTree Grove, Sun Pavillion,  Heritage Gardens, World of Plants. Bahkan saya sendiri tidak terlalu perhatikan saya sedang berada di taman yang mana. Mungkin karena luasnya, dan sepertinya saya tidak menjelajahi semua area GBB ini .










Yang paling menarik dan paling "menonjol" tentu saja adalah Supertree, pohon artifisial tinggi besar berwarna ungu, yang selalu "tampil" di dunia maya. Untungnya di area ini termasuk yang gratis.





Saat malam hari lampu-lampunya cantik sekali


Terdapat "jembatan" yang menghubungkan pohon pohon ini yang disebut OCBC Skyway, tapi harus bayar S$5 untuk ke situ.



 Kalau lapar mendesak, di dekat Supertree tersedia foodcourt. Jangan kuatir.


 


Bagaimanapun juga salut buat Singapura