Tampilkan postingan dengan label Pink Beach. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pink Beach. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Mei 2014

Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat


27th May 2014, Makan Siang di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat
Dari Pink Beach, kami menikmati makan siang di rumah makan Lesehan Asri, Jl. Basuki Rahmat No. 18, Praya Lombok Tengah. Telp. 0370-653847.
Masakannya luar biasa... Jika ada kesempatan ke Lombok, saya pasti makan di resto ini lagi, dari Tanjung Luar sekitar 25 menit.



Saya suka banget "Beberok"nya, semacam sambal mentah terasi. Puedez.
Restonya lumayan luas, sejuk, karena banyak pohon. Ada lesehan juga.



Plecing kangkungnya sangat rekomended. Kebetulan di keesokan harinya, kami menikmati makan siang di Mataram, di sebuah resto terkenal. Menurut saya plecing kangkung Resto Asri ini lebih enak dibanding resto di Mataram tersebut. Bagi yg suka pedas, beberok juga boleh dicoba. Dijamin tidak kecewa. Hehehe.....
Waktu saya minta kerupuk (maklum, orang jawa -makan rasanya wajib ditemani kerupuk) pelayannya mengatakan kalau hari ini tidak ada kerupuk, dan ditawari kerupuk kulit. Kami
setuju saja.
Dan.... Waktu kerupuk kulit datang.... Luar biasa mantabs, baru digoreng, renyah, tipis, dan yg penting enak banget..

Di resto ini selain meja makan biasa dengan kursi, disediakan juga lesehan. Bersih. Sejuk. Karena selain banyak pohon, atapnya dijalari tanaman rambat. Toilet juga bersih.




Ada dua atau tiga tempat terpisah untuk meja makan. Dan semuanya dengan meja besar. Jika anda datang dengan grup, pasti selalu ada tempat untuk  bersama-sama di satu meja.






Jadi, kalau ke Pink Beach, jangan lupa mampir ke resto Asri ya...

Setelah makan, kami melanjutkan perjalanan menuju Teluk Nare, untuk menyeberang ke Gili Trawangan. Tiba di Teluk Nare hari sudah gelap, untung kami sudah sewa speedboat, karena kapal umum hanya beroperasi sampai jam 2 siang saja. Kami sewa speedboat seharga Rp. 800.000 pergi-pulang, maksud saya biaya tersebut adalah biaya menyeberang ke TrawangĂ n dan biaya untuk menyeberang kembali ke pulau Lombok.


Pink Beach (Pantai Tangsi), Lombok, Nusa Tenggara Barat

27th May 2014 - Pink Beach (Pantai Tangsi, Lombok)

Tiba di Lombok Praya Int'l airport jam 8 pagi dari Soetta Airport  Jakarta dengan Lion Air, karena dari rumah masih terhitung dini hari, kami tidak sarapan. Dan travel menganjurkan kami sarapan Nasi Balap di depan airport. Enak ternyata, rekomended laaaahh... Ga mahal pula. Sayang sekali saya lupa foto restaurantnya. Setelah sarapan, kami ber-6 dengan mobil travel menuju Pink Beach, via Tanjung Luar.


Rumah adat Sasak


Karena kondisi jalan menuju pink beach yg sangat jelek, menurut info yg saya baca di internet, maka pilihannya adalah tetap lewat jalan darat  (sebagian) dan berperahu dari Tg. Luar ke Pink Beach. 
Sama seperti yg diceritakan oleh agen travel yg kami pakai.www.leta-transport.com Sewa mobil ELF Rp. 650.000. Sewa perahu Rp. 350.000/perahu, pergi-pulang.
Perjalanan darat menuju Tg Luar sekitar 1 jam,perahu ke Pink Beach sekitar 45 menit.

Oh ya, dalam perjalanan kami mampir ke desa adat Sasak Ende.
Sebetulnya bukan yang ini yg kami mau, apa daya kata sopir, desa Sasak Sade jauh sekali, berlawanan arah dengan tujuan utama kami ke Tg. Luar. 

Desa Ende, kurang menarik, mungkin karena belum dikelola secara profesional.
Maaf-maaf saja, saya ga kuat bau kotoran sapinya... Yang mereka pakai sebagai "semen" untuk lantai rumah.


lingkungan rumah





Penduduk menjual bahan tenun, tidak ada paksaan untuk membeli




Pelabuhan Tg Luar, terkesan kotor, mirip dengan Muara Angke, Jakarta, bagi teman2 yg sering bepergian ke Pulau Seribu, Jakarta. 



Pelabuhan Tanjung Luar




Perahu-perahu di Tg. Luar


Perahu yang kami sewa, kapasitas 6 orang


on the "way"

taarraaaa.....!!! Pink Beach...!!

 


Setiba di Pink Beach, sangat disayangkan, karena tidak ada toilet umum yg "representatif", hanya "bilik bambu" saja, itu pun harus bayar 5000 ke penjaganya. Makan dan minum juga adanya warung yg menjual minuman dingin botolan, dan mie instant. Menurut saya pribadi, pemda tidak cukup perhatian dengan potensi wisata pantai ini. Sedih sih sebetulnya.. tapi, apa daya....



sekitaran Pink Beach


 

Pantainya bersih, cantik. Jadi kami hanya foto-foto sebentar di pantai, tidak "mengeksplor" pulau secara keseluruhan, karena kami terbatas waktu menuju Gili Trawangan.

ayo, segera diplening-ken jalan jalan ke Pink Beach...!!
cheersss...